info dapodik-Banyak pengawas TKA 2026 mungkin mengira tugasnya hanya mengawasi peserta ujian, padahal ada sejumlah tahapan penting yang wajib dipahami sebelum, selama, dan setelah pelaksanaan. Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 membutuhkan kesiapan dari berbagai pihak, termasuk guru yang mendapat tugas sebagai pengawas. Pengawas memiliki tanggung jawab untuk memastikan kegiatan berjalan tertib, mengikuti prosedur yang berlaku, serta melakukan pencatatan apabila ditemukan kejadian yang perlu dilaporkan.
Bagi guru yang baru pertama kali bertugas sebagai pengawas TKA, memahami alur pekerjaan sejak tahap persiapan menjadi hal penting. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan sebelum berangkat ke sekolah tujuan, mulai dari memeriksa akun login, mengecek jadwal pengawasan, hingga memastikan informasi koordinasi sudah tersedia.
Selain itu, pengawas juga perlu memahami tugas ketika berada di ruang ujian. Tanggung jawab tersebut mencakup penyampaian tata tertib peserta, pengawasan selama ujian berlangsung, pencatatan dugaan kecurangan, dan pengisian lembar kontrol sesuai ketentuan.
1. Mendapatkan Akun Login dari Proktor Sekolah
Tahap pertama yang perlu dilakukan adalah mendapatkan informasi akun untuk masuk ke laman pengawasan TKA. Pengawas dapat meminta tautan login beserta informasi akun kepada proktor sekolah yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan sistem.
Setelah memperoleh akses, pengawas perlu mencoba masuk dan memastikan akun dapat digunakan. Dalam materi yang menjadi acuan, NIK disebutkan sebagai kata sandi awal apabila belum dilakukan perubahan. Meski demikian, pengawas sebaiknya tetap mengonfirmasi informasi tersebut kepada proktor.
Jangan menunggu hingga hari pelaksanaan untuk memeriksa akun. Jika terjadi kendala login, pengawas masih memiliki waktu untuk berkoordinasi dan meminta bantuan kepada petugas terkait.
Setelah berhasil masuk, periksa menu yang tersedia dan pahami bagian-bagian penting yang berkaitan dengan penugasan. Dengan begitu, pengawas tidak perlu kebingungan ketika harus mencari informasi pada saat kegiatan sudah berlangsung.
2. Memeriksa Jadwal dan Lokasi Pengawasan
Salah satu bagian penting yang harus diperiksa adalah menu Manajemen Pengawas, khususnya bagian jadwal pengawas.
Melalui menu tersebut, pengawas dapat melihat informasi mengenai hari penugasan, sekolah tujuan, dan sesi yang harus diawasi. Informasi ini perlu diperiksa secara menyeluruh karena seorang pengawas dapat memperoleh beberapa sesi pada hari yang sama atau penugasan di sekolah berbeda pada hari lainnya.
Jangan hanya membaca satu baris jadwal. Pastikan seluruh penugasan sudah dipahami agar tidak terjadi kekeliruan mengenai waktu dan lokasi.
Apabila terdapat informasi yang belum jelas, pengawas dapat menghubungi proktor untuk meminta penjelasan. Pemeriksaan sejak awal juga membantu pengawas mengatur waktu perjalanan menuju sekolah tujuan.
3. Memeriksa Tautan Koordinasi dan Kartu Pengawas
Selain jadwal, pengawas perlu memperhatikan informasi mengenai tautan Zoom dan grup WhatsApp untuk koordinasi dengan penyelia. Penyelia berperan dalam mengoordinasikan pengawasan sehingga komunikasi dengan pihak tersebut menjadi bagian penting dari persiapan.
Jika tautan Zoom atau grup WhatsApp belum tersedia, pengawas sebaiknya memeriksa kembali sistem dan menanyakan perkembangannya melalui kontak yang tersedia. Jangan langsung menyimpulkan bahwa akun bermasalah hanya karena tautan belum muncul.
Pengawas juga perlu memeriksa ketersediaan kartu pengawas. Berdasarkan materi acuan, kartu tersebut dapat diunduh melalui akses yang tersedia apabila sudah muncul di sistem.
Jika kartu belum tersedia, pastikan terlebih dahulu status penugasan dan pemetaan pengawas. Setelah itu, koordinasikan dengan proktor untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.
4. Datang Lebih Awal ke Sekolah Tujuan
Pada hari pelaksanaan, pengawas dianjurkan hadir sekitar 30 menit sebelum pengawasan dimulai. Waktu tersebut dapat digunakan untuk melapor, menerima arahan, dan memastikan persiapan di lokasi sudah dipahami.
Setibanya di sekolah, pengawas sebaiknya menuju ruang transit terlebih dahulu sesuai arahan pihak sekolah. Jangan langsung masuk ke ruang TKA sebelum menerima pengarahan yang diperlukan.
Pengawas perlu menanyakan ketersediaan tata tertib peserta dan memastikan prosedur awal pelaksanaan sudah dipahami. Jika ada kegiatan berdoa sebelum ujian, pengawas dapat mengikuti ketentuan yang berlaku.
Setelah seluruh persiapan selesai, pengawas menuju ruang ujian dan melakukan koordinasi melalui Zoom apabila diwajibkan.
5. Menjalankan Pengawasan Selama Ujian
Ketika TKA dimulai, pengawas harus menjalankan tugas secara profesional. Pengawas perlu menjaga perhatian terhadap kegiatan peserta dan tetap berada di tempat yang telah ditentukan.
Penggunaan alat komunikasi pribadi harus mengikuti ketentuan pelaksanaan. Materi acuan menekankan agar pengawas tidak membawa alat komunikasi ke ruang ujian apabila dilarang, sedangkan perangkat untuk kebutuhan Zoom disediakan oleh sekolah tujuan sesuai pengaturan yang berlaku.
Jika menemukan kejadian yang diduga sebagai pelanggaran, pengawas perlu mencatat informasi yang relevan. Catatan tersebut sebaiknya dibuat berdasarkan fakta yang benar-benar diamati, bukan sekadar dugaan tanpa dasar.
Materi acuan menyebutkan contoh kecurangan berupa menyontek, bekerja sama secara tidak semestinya, dan kecurangan digital lainnya. Jika menemukan kejadian semacam itu, pengawas harus mengikuti prosedur pelaporan yang berlaku.
6. Mengisi Lembar Kontrol dan Menyelesaikan Administrasi
Salah satu bagian yang perlu mendapat perhatian adalah lembar kontrol TKA pada dashboard akun pengawas.
Lembar kontrol berkaitan dengan pencatatan kondisi pelaksanaan, termasuk akses konferensi video, akun dan format nama, serta kehadiran pengawas. Pengisian harus dilakukan sesuai keadaan sebenarnya dan mengikuti waktu yang ditentukan.
Pengawas tidak disarankan menyimpan formulir hanya untuk mencoba-coba menu sebelum sesi berlangsung. Materi acuan menjelaskan bahwa pilihan yang telah disimpan dapat sulit atau tidak bisa dibatalkan.
Berikut ringkasan tugas yang perlu diperhatikan pengawas TKA 2026.
| Tahap | Tugas pengawas |
|---|---|
| Persiapan | Memeriksa akun, jadwal, dan kartu pengawas |
| Sebelum ujian | Hadir lebih awal dan menerima arahan |
| Saat ujian | Mengawasi peserta dan mencatat kejadian |
| Setelah sesi | Mengisi lembar kontrol sesuai ketentuan |
| Jika ada kendala | Berkoordinasi dengan penyelia, proktor, atau teknisi |
Selain lembar kontrol, pengawas perlu memperhatikan berita acara dan laporan kecurangan apabila diperlukan. Semua dokumen harus diisi berdasarkan kondisi yang sebenarnya.
Kesimpulan
Tugas pengawas TKA 2026 tidak hanya mengawasi peserta selama ujian berlangsung, tetapi juga mencakup persiapan akun, pemeriksaan jadwal, koordinasi dengan penyelia, serta penyelesaian administrasi setelah sesi berakhir. Dengan memahami setiap tahapan sejak awal, pengawas dapat menjalankan tanggung jawab secara lebih terarah, tertib, dan profesional.