Info Dapodik – Kementeriann Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menghadirkan program Bantuan Sarana Keterampilan Menulis SD (SIMENULIS) 2026 untuk mendukung kemampuan menulis murid kelas 1 dan 2 sekolah dasar. Melalui program ini, sekolah penerima memperoleh bantuan untuk pengadaan buku latihan menulis dan perlengkapan alat tulis yang harus memenuhi spesifikasi yang telah ditentukan pemerintah. Mari kita kawal, jangan sampai muncul hal-hal negatif seperti markup bantuan yang tidak sesuai spesifikasi.
Program ini bukan sekadar penyediaan perlengkapan belajar. Bantuan SIMENULIS dirancang untuk memperkuat literasi awal, membantu perkembangan keterampilan menulis tangan, serta mendukung proses belajar Bahasa Indonesia pada fase awal pendidikan dasar. Latar belakang program juga berkaitan dengan perhatian Presiden terhadap kebiasaan murid menulis terlalu kecil demi menghemat kertas.
Hal yang perlu diperhatikan sekolah adalah pengadaan barang tidak dapat dilakukan secara bebas tanpa mengacu pada ketentuan program. Jenis buku, jumlah barang, ukuran, kualitas bahan, dan karakteristik alat tulis harus mengikuti spesifikasi bantuan SIMENULIS 2026. Pembelian dilakukan melalui Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) dengan memilih kategori serta sumber dana bantuan yang sesuai.
Agar tidak keliru ketika melakukan pembelanjaan, kepala sekolah dan bendahara perlu memahami rincian paket buku, spesifikasi alat tulis, mekanisme belanja, serta batas waktu pelaksanaan yang berlaku.
Apa Itu Bantuan SIMENULIS 2026?
SIMENULIS merupakan sistem elektronik yang digunakan dalam pelaksanaan program Bantuan Pemerintah Sarana Keterampilan Menulis pada Sekolah Dasar Tahun Anggaran 2026.
Program ini ditujukan untuk mendukung peningkatan kemampuan menulis murid kelas 1 dan kelas 2 SD. Pada tahap pendidikan tersebut, anak masih membutuhkan latihan bertahap untuk membentuk huruf, mengenali angka, menyusun suku kata, menulis kata, hingga membuat kalimat sederhana.
Kemendikdasmen melalui Direktorat Sekolah Dasar menyediakan bantuan berupa dana untuk membeli buku dan perlengkapan menulis sesuai standar yang ditentukan. Pengadaan barang harus mengikuti Rencana Penggunaan Dana (RPD) yang disetujui dan ketentuan teknis program.
Dengan adanya perlengkapan yang sesuai, sekolah diharapkan dapat menyediakan sarana latihan menulis yang lebih terarah. Guru juga dapat menggunakannya untuk mendukung kegiatan pembelajaran sesuai kebutuhan murid.
Namun, sekolah perlu memahami bahwa bantuan ini memiliki peruntukan khusus. Dana tidak boleh digunakan untuk membeli barang di luar ketentuan hanya karena barang tersebut dianggap bermanfaat bagi sekolah.
Rincian Spesifikasi Wajib Paket 12 Buku SIMENULIS 2026
Salah satu bagian penting dalam pelaksanaan bantuan adalah memastikan seluruh buku yang dibeli sesuai dengan standar resmi.
Berdasarkan halaman spesifikasi barang pada portal SIMENULIS Kemendikdasmen, paket bantuan terdiri atas 12 buku latihan menulis dengan delapan jenis berbeda. Sebagian buku memiliki ketentuan ukuran, berat kertas, kualitas cetak, dan jumlah halaman tertentu.
Berikut rincian paket buku yang perlu diperhatikan sekolah.
| No. | Jenis buku | Jumlah | Spesifikasi utama |
|---|---|---|---|
| 1 | Buku bergaris dua atau reguler | 3 buah | Ukuran B5, HVS minimal 60 gsm, kecerahan minimal 80%, sampul minimal 210 gsm, 48 halaman |
| 2 | Buku bergaris tiga/lima atau halus kasar | 3 buah | Ukuran B5, garis bantu tiga atau lima ruang horizontal, HVS minimal 60 gsm, kecerahan minimal 80%, sampul minimal 210 gsm, 48 halaman |
| 3 | Buku tulis polos atau buku gambar | 1 buah | Ukuran B5, kertas minimal 60 gsm; buku tulis menggunakan kertas putih bersih |
| 4 | Buku kotak sedang | 1 buah | Ukuran B5, kotak berukuran 1 × 1 cm, HVS minimal 60 gsm, kecerahan minimal 80%, sampul minimal 210 gsm, 48 halaman |
| 5 | Buku latihan huruf dan angka | 1 buah | Ukuran B5, kertas minimal 60 gsm, menyediakan ruang latihan huruf atau angka |
| 6 | Buku latihan suku kata | 1 buah | Ukuran B5, kertas minimal 60 gsm, menyediakan ruang latihan menulis suku kata |
| 7 | Buku latihan kata | 1 buah | Ukuran B5, kertas minimal 60 gsm, menyediakan ruang latihan menulis kata |
| 8 | Buku latihan kalimat | 1 buah | Ukuran B5, kertas minimal 60 gsm, menyediakan ruang latihan menulis kalimat |
Sumber: Spesifikasi Barang Bantuan pada portal resmi SIMENULIS Kemendikdasmen.
Dari rincian tersebut, terlihat bahwa paket bantuan tidak hanya berisi buku tulis biasa. Ada buku dengan pola garis yang berbeda serta buku latihan khusus yang mendukung perkembangan kemampuan menulis secara bertahap.
Sekolah perlu mencocokkan barang yang ditawarkan penyedia dengan spesifikasi pada portal resmi. Jangan hanya melihat nama produk atau gambar sampul karena kesesuaian juga ditentukan oleh ukuran, bahan kertas, bentuk garis, dan karakteristik fisik lainnya.
Spesifikasi Kertas dan Sampul Buku yang Harus Diperhatikan
Dalam pengadaan buku SIMENULIS 2026, ukuran B5 menjadi salah satu ketentuan utama untuk buku latihan menulis. Selain itu, sejumlah jenis buku harus menggunakan kertas isi HVS dengan berat minimal 60 gsm dan sampul minimal 210 gsm.
Istilah gsm merujuk pada gram per meter persegi dan digunakan untuk menunjukkan berat kertas. Sementara itu, kecerahan kertas minimal 80 persen dicantumkan dalam spesifikasi buku bergaris dua, buku bergaris tiga/lima, serta buku kotak sedang.
Ketentuan tersebut penting untuk diperiksa ketika sekolah membandingkan produk dari penyedia SIPLah.
Buku latihan huruf, angka, suku kata, kata, dan kalimat juga harus menyediakan bidang latihan sesuai peruntukannya. Dengan demikian, sekolah tidak cukup hanya membeli buku tulis standar kemudian menganggapnya setara dengan buku latihan khusus yang disyaratkan.
Kesesuaian barang harus mengacu pada spesifikasi resmi, bukan sekadar kesamaan nama produk.
Spesifikasi Paket Alat Tulis SIMENULIS 2026
Selain 12 buku, bantuan ini mencakup lima jenis perlengkapan alat tulis. Spesifikasi alat dirancang untuk mendukung kegiatan menulis dan menggambar murid usia awal sekolah dasar.
Berikut rincian jumlah dan karakteristik barang berdasarkan portal resmi SIMENULIS.
| No. | Jenis alat tulis | Jumlah | Spesifikasi wajib |
|---|---|---|---|
| 1 | Pensil grafit segitiga | 3 buah | Inti grafit 2B, panjang minimal 17 cm, penampang segitiga sama sisi, diameter laras 7–10 mm |
| 2 | Penghapus | 2 buah | Tipe B40 atau setara, bersifat non-toksik, ramah anak, bersertifikat K3L, dimensi 3,2 × 1,5 × 1,2 cm |
| 3 | Rautan pensil | 1 buah | Model tertutup, mata pisau baja, memiliki wadah penampung sisa serutan |
| 4 | Penggaris khusus anak | 1 buah | Panjang 30 cm, ketebalan minimal 2 mm, bahan aman, tidak memiliki ujung tajam |
| 5 | Pensil warna | 1 set | Berisi 12 warna, panjang minimal 17 cm, penampang segitiga, inti minimal 2,9 mm, berbahan aman dan tidak beracun |
Spesifikasi ini menunjukkan bahwa sekolah harus memperhatikan bentuk dan keamanan alat tulis, bukan hanya jumlah yang dibeli.
Pensil Segitiga untuk Mendukung Kenyamanan Menulis
Pensil grafit yang ditentukan berbentuk segitiga sama sisi, bukan berbentuk silinder atau segi enam. Ukuran larasnya juga ditetapkan lebih tebal, yakni sekitar 7–10 mm, dengan grafit berkode 2B dan panjang minimal 17 cm.
Bentuk tersebut dirancang untuk membantu kenyamanan genggaman anak ketika berlatih menulis. Sekolah perlu memastikan produk yang dipilih benar-benar memenuhi ketentuan tersebut.
Penghapus dan Rautan Harus Memperhatikan Keamanan
Penghapus yang digunakan harus berbahan aman, tidak berbau menyengat, dan mampu membersihkan bekas pensil dengan gesekan minimal. Spesifikasi resmi menetapkan tipe B40 atau setara serta persyaratan sertifikasi K3L.
Sementara itu, rautan pensil wajib memiliki desain tertutup dan wadah penampung serutan. Fitur ini membantu mengurangi risiko kontak langsung dengan mata pisau sekaligus menjaga kebersihan meja belajar.
Penggaris dan Pensil Warna Tidak Boleh Asal Pilih
Penggaris yang dipersyaratkan berukuran 30 cm dengan ketebalan minimal 2 mm. Bahannya harus aman bagi anak dan tidak memiliki ujung tajam.
Untuk pensil warna, satu set harus berisi 12 warna. Pensil memiliki panjang minimal 17 cm dan inti dengan ketebalan minimal 2,9 mm. Bentuk penampangnya juga ditetapkan segitiga sama sisi.
Karena itu, sekolah sebaiknya memeriksa deskripsi barang secara menyeluruh sebelum memasukkannya ke keranjang belanja SIPLah.
Cara Belanja Bantuan SIMENULIS 2026 Melalui SIPLah
Pengadaan barang menggunakan dana SIMENULIS wajib mengikuti mekanisme yang ditetapkan pemerintah. Portal resmi menjelaskan bahwa bantuan disalurkan dalam bentuk uang dan digunakan untuk membeli buku serta alat tulis sesuai spesifikasi melalui SIPLah. Dana bantuan juga diberikan secara utuh tanpa pemotongan yang tidak dibenarkan.
Berikut tahapan yang perlu diperhatikan sekolah.
1. Pastikan sekolah terdaftar sebagai penerima bantuan.
Sumber dana SIMENULIS hanya tersedia bagi satuan pendidikan yang ditetapkan sebagai penerima. Sekolah dapat memeriksa statusnya melalui portal resmi SIMENULIS dan memastikan sumber dana bantuan muncul pada halaman pemetaan pembelanjaan SIPLah.
2. Pilih kategori khusus bantuan keterampilan menulis.
Saat berbelanja, gunakan kategori Banpem Sarana Keterampilan Menulis. Pastikan barang yang dimasukkan ke keranjang memang termasuk produk yang diperuntukkan bagi program tersebut.
3. Periksa zona dan harga.
Sekolah perlu menyesuaikan pilihan barang dan harga dengan ketentuan zona satuan pendidikan serta petunjuk teknis yang berlaku.
4. Gunakan sumber dana yang sesuai.
Pada tahap pemilihan sumber dana, pilih Banpem Keterampilan Menulis pada Sekolah Dasar 2026. Jangan menggunakan sumber dana lain untuk membeli barang yang dikhususkan bagi program ini.
5. Jangan mencampur barang di luar program dalam satu pesanan.
Panduan SIPLah menyebutkan bahwa buku dan alat tulis bantuan tidak boleh dicampur dengan barang nonbantuan dalam satu transaksi. Jika sekolah ingin membeli kebutuhan lain, lakukan pesanan terpisah dengan sumber dana yang sesuai.
6. Selesaikan transaksi dan simpan dokumen pendukung.
Setelah pesanan selesai, simpan bukti transaksi serta dokumen yang diperlukan untuk pelaporan dan pertanggungjawaban bantuan.
Batas Waktu Perencanaan dan Pembelanjaan Bantuan
Selain spesifikasi barang, sekolah harus memperhatikan tenggat administrasi agar pelaksanaan bantuan tidak terlambat.
Berdasarkan bahan panduan yang menjadi acuan artikel ini, terdapat dua batas waktu utama yang perlu diperhatikan setelah dana masuk ke rekening bantuan.
| Tahapan | Batas waktu yang disebutkan dalam bahan panduan |
|---|---|
| Perencanaan belanja melalui ARKAS | Paling lambat 14 hari kalender setelah dana masuk |
| Penyelesaian transaksi pembelanjaan | Maksimal 45 hari kalender setelah dana disalurkan |
Sekolah sebaiknya mencatat tanggal penyaluran dan menyusun jadwal kerja sejak awal. Jangan menunggu mendekati tenggat untuk memeriksa spesifikasi barang atau mencari penyedia.
Perlu diperhatikan bahwa sekolah harus mencocokkan tenggat tersebut dengan panduan pelaksanaan resmi yang berlaku untuk tahap penyaluran masing-masing. Dokumen resmi SIMENULIS dapat diakses melalui menu Panduan dan Dokumen pada portal program.
Perencanaan yang baik akan membantu sekolah mengurangi risiko keterlambatan akibat kesalahan pemilihan barang, sumber dana yang tidak sesuai, atau proses administrasi yang belum selesai.
Cara Memeriksa Informasi Resmi SIMENULIS 2026
Kepala sekolah, bendahara, dan operator dapat menggunakan portal resmi SIMENULIS untuk memeriksa informasi program, spesifikasi barang, status penerima, serta dokumen petunjuk teknis.
Portal resmi dapat diakses melalui tautan berikut:
- Website SIMENULIS: https://simenulis.kemendikdasmen.go.id/
- Spesifikasi barang bantuan: https://simenulis.kemendikdasmen.go.id/spesifikasi-barang
- Panduan dan dokumen: https://simenulis.kemendikdasmen.go.id/panduan
- FAQ SIMENULIS: https://simenulis.kemendikdasmen.go.id/faq
Jika terdapat perbedaan antara informasi yang beredar dan petunjuk resmi, sekolah sebaiknya menjadikan dokumen teknis yang berlaku sebagai acuan. Pertanyaan mengenai pelaksanaan program juga dapat disampaikan melalui kanal kontak yang tercantum pada portal kementerian.
Kesimpulan
Bantuan SIMENULIS 2026 dari Kemendikdasmen dirancang untuk memperkuat keterampilan menulis dan literasi awal murid kelas 1 dan 2 SD melalui penyediaan 12 buku latihan serta paket alat tulis yang memenuhi standar. Sekolah penerima harus memeriksa ukuran buku, ketebalan kertas, kualitas sampul, jumlah barang, bentuk pensil, keamanan penghapus, serta spesifikasi perlengkapan lainnya sebelum melakukan pembelian. Seluruh pengadaan wajib mengikuti mekanisme SIPLah, menggunakan sumber dana yang tepat, dan mengacu pada rencana penggunaan dana yang disetujui. Dengan memahami spesifikasi serta tenggat administrasi sejak awal, kepala sekolah dan bendahara dapat mengelola bantuan secara lebih tertib, transparan, dan sesuai dengan tujuan peningkatan keterampilan menulis peserta didik.