info dapodik – Pelaksanaan TKA bukan hanya soal peserta yang siap mengerjakan soal, karena perangkat pemantauan, jadwal pengawas, dan koneksi internet juga harus diperiksa sebelum hari ujian. Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) utama gelombang 1 untuk SMA, SMK, dan sederajat dijadwalkan pada 26–29 Oktober 2026. Menjelang pelaksanaan tersebut, sekolah perlu memastikan kesiapan perangkat dan koordinasi petugas, terutama apabila mekanisme ujian yang digunakan memerlukan dukungan teknis serta pemantauan secara daring.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah kesiapan perangkat Zoom untuk mendukung koordinasi pengawasan, apabila diwajibkan dalam petunjuk teknis pelaksanaan. Sekolah penyelenggara perlu mengetahui perangkat apa yang harus tersedia, siapa yang bertanggung jawab menyiapkannya, dan bagaimana memastikan seluruh kebutuhan tersebut berfungsi sebelum ujian dimulai.
Persiapan ini sebaiknya dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan jadwal pengawas, akun proktor, dan administrasi peserta. Dengan demikian, sekolah tidak hanya berfokus pada satu bagian, tetapi juga memperhatikan kebutuhan teknis yang saling berkaitan.
Sekolah Perlu Memastikan Kebutuhan Zoom
Dalam materi persiapan TKA yang disampaikan pada 24 Oktober 2026, dijelaskan bahwa sekolah perlu menyiapkan perangkat untuk mendukung koordinasi Zoom pengawas apabila mekanisme tersebut digunakan.
Perangkat yang dapat dipersiapkan antara lain laptop atau komputer, kamera, koneksi internet, serta perlengkapan pendukung lain sesuai kebutuhan. Sekolah perlu menyesuaikan jenis dan jumlah perangkat dengan petunjuk resmi serta kondisi pelaksanaan di lokasi masing-masing.
Perangkat tersebut dapat ditempatkan di area yang telah ditentukan untuk mendukung koordinasi pengawasan. Penempatannya perlu memperhatikan kemudahan penggunaan dan arahan teknis dari penyelenggara.
Namun, sekolah tidak sebaiknya menentukan sendiri prosedur pemantauan yang bertentangan dengan petunjuk resmi. Penggunaan kamera, posisi perangkat, dan mekanisme komunikasi perlu mengikuti ketentuan yang berlaku untuk pelaksanaan TKA.
Mengapa Perangkat Harus Diperiksa Sebelum Ujian?
Pemeriksaan perangkat lebih awal dapat membantu sekolah mengetahui masalah sebelum peserta memasuki ruang ujian. Misalnya, kamera yang tidak terdeteksi, laptop yang mengalami gangguan, atau koneksi internet yang tidak stabil.
Jika masalah ditemukan sebelum hari pelaksanaan, sekolah memiliki kesempatan untuk melakukan perbaikan atau menyiapkan perangkat pengganti.
Pemeriksaan tidak cukup dilakukan dengan memastikan perangkat dapat menyala. Panitia juga perlu menguji fungsi kamera, mikrofon jika diperlukan, sambungan internet, dan akses ke aplikasi yang digunakan.
Selain itu, sumber listrik dan posisi perangkat juga perlu diperhatikan. Sekolah sebaiknya memastikan bahwa perlengkapan dapat digunakan selama waktu yang diperlukan dan tidak mengganggu jalannya kegiatan.
Apabila sekolah menggunakan jaringan bersama, pengelola teknis dapat mempertimbangkan kebutuhan koneksi untuk komputer ujian dan perangkat pemantauan secara bersamaan. Pengaturan tersebut harus disesuaikan dengan infrastruktur yang tersedia serta petunjuk penyelenggara.
Cek Jadwal Pengawas Sebelum Menyiapkan Koordinasi
Kesiapan perangkat perlu diikuti dengan pemeriksaan jadwal pengawas. Sekolah harus mengetahui siapa yang ditugaskan datang ke lokasi penyelenggaraan, termasuk hari dan sesi yang menjadi tanggung jawabnya.
Berdasarkan materi sumber, informasi pengawas dapat diperiksa melalui menu Manajemen Pengawas, kemudian bagian Aplikasi Pengawasan dan Jadwal Pengawas Ruang.
Dari halaman tersebut, panitia dapat melihat informasi penugasan yang tersedia. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan untuk seluruh hari pelaksanaan, bukan hanya hari pertama.
Hal ini diperlukan karena pengawas dapat berganti sesuai jadwal. Sesi yang berlangsung pada hari berbeda juga dapat melibatkan petugas yang berbeda.
Jika tautan Zoom belum ditampilkan, sekolah sebaiknya memeriksa kembali aplikasi dan mengikuti arahan resmi. Ketiadaan tautan pada suatu waktu tidak cukup menjadi dasar untuk menyimpulkan bahwa penugasan tidak berlaku.
Panitia juga perlu memastikan bahwa pengawas mengetahui jadwalnya. Koordinasi lebih awal dapat membantu menghindari kesalahan waktu atau ketidaksiapan petugas saat kegiatan dimulai.
Guru yang Bertugas di Sekolah Lain Perlu Mengecek Jadwal
Persiapan TKA tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah penyelenggara. Guru yang memperoleh tugas sebagai pengawas di sekolah lain juga perlu memeriksa informasi penugasannya.
Dalam materi yang dibahas, guru dapat masuk menggunakan akun pengawas masing-masing, kemudian membuka menu Manajemen Pengawas dan Jadwal Pengawasan.
Melalui halaman tersebut, pengawas dapat memeriksa hari tugas, lokasi sekolah, serta sesi yang harus diawasi apabila data telah tersedia.
Informasi ini penting karena guru dapat memperoleh penugasan pada hari atau lokasi yang berbeda. Dengan mengetahui jadwal sejak awal, guru dapat menyesuaikan persiapan dan melakukan konfirmasi jika terdapat ketidaksesuaian.
Pengawas juga perlu menjaga kerahasiaan informasi akun. Jika mengalami kendala saat masuk ke aplikasi, sebaiknya gunakan saluran bantuan resmi daripada meminta atau menggunakan akun milik orang lain.
Persiapan Perangkat dan Sinkronisasi untuk Pelaksanaan Semi-Online
Materi persiapan yang menjadi acuan juga menyebut adanya petunjuk sinkronisasi bagi sekolah yang menyelenggarakan TKA dengan mekanisme semi-online.
Sekolah yang menggunakan mekanisme tersebut perlu membaca petunjuk sinkronisasi secara cermat dan menyesuaikannya dengan perangkat yang digunakan.
Operator sebaiknya tidak melakukan langkah teknis berdasarkan perkiraan. Setiap tahapan harus mengikuti instruksi resmi agar data dan perangkat siap digunakan sesuai prosedur.
Pengecekan komputer, jaringan lokal jika digunakan, dan kebutuhan akses aplikasi juga perlu dilakukan sebelum hari ujian. Jika terdapat kendala, operator perlu mengidentifikasi masalah dan melakukan tindak lanjut sesuai panduan penyelenggara.
Perlu dipahami bahwa kebutuhan teknis sekolah yang menggunakan mekanisme semi-online dapat berbeda dari sekolah yang menjalankan mekanisme lainnya. Karena itu, persiapan harus disesuaikan dengan skema pelaksanaan yang benar-benar diterapkan.
Checklist Teknis TKA untuk Sekolah
Untuk membantu panitia melakukan pengecekan, berikut daftar kebutuhan yang dapat dijadikan acuan.
| Komponen | Hal yang perlu diperiksa |
|---|---|
| Laptop atau komputer | Perangkat dapat menyala dan berfungsi normal |
| Kamera | Berfungsi apabila diperlukan dalam pemantauan |
| Koneksi internet | Stabil untuk kebutuhan akses dan koordinasi |
| Zoom | Aplikasi atau akses rapat tersedia jika diwajibkan |
| Akun proktor | Informasi akun tersedia sesuai mekanisme resmi |
| Jadwal pengawas | Hari, lokasi, dan sesi sudah diperiksa |
| Sinkronisasi | Dilaksanakan sesuai petunjuk untuk mekanisme semi-online |
| Dokumen peserta | Kartu peserta, kartu login, dan daftar hadir siap |
| Berita acara | Tersedia untuk pencatatan setiap sesi |
| Koordinasi petugas | Tanggung jawab panitia, proktor, dan pengawas jelas |
Daftar tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi sekolah dan ketentuan teknis yang berlaku. Apabila terdapat persyaratan tambahan dari penyelenggara, sekolah perlu memasukkannya ke dalam pemeriksaan.
Jangan Menunggu Hingga Hari Pelaksanaan
Salah satu kesalahan yang perlu dihindari adalah menunda pengecekan sampai peserta sudah berada di ruang ujian. Jika perangkat bermasalah atau informasi pengawas belum dipahami, waktu persiapan akan menjadi sangat terbatas.
Karena itu, operator dan panitia sebaiknya membagi tugas secara jelas. Petugas administrasi menangani dokumen, petugas teknis memeriksa perangkat, sedangkan pihak yang bertanggung jawab atas koordinasi dapat memastikan informasi pengawas dan jadwal telah diperiksa.
Sekolah juga perlu menyiapkan jalur komunikasi jika terjadi kendala. Dengan adanya penanggung jawab yang jelas, masalah dapat segera dilaporkan tanpa membuat seluruh panitia kebingungan mencari pihak yang harus dihubungi.
Semua persiapan tersebut harus tetap mengacu pada informasi resmi. Jika ada pembaruan jadwal, perubahan tampilan aplikasi, atau petunjuk baru, sekolah perlu menyesuaikan langkahnya dengan ketentuan terbaru.
Kesimpulan
Menjelang pelaksanaan TKA utama SMA/SMK sederajat pada 26–29 Oktober 2026, sekolah perlu mempersiapkan perangkat Zoom jika diwajibkan, memeriksa jadwal pengawas, memastikan akun proktor tersedia, dan mengikuti petunjuk sinkronisasi sesuai mekanisme ujian. Persiapan teknis harus berjalan beriringan dengan kelengkapan administrasi peserta. Dengan pemeriksaan lebih awal, pembagian tugas yang jelas, dan koordinasi berdasarkan informasi resmi, sekolah dapat mengurangi risiko kendala saat pelaksanaan TKA berlangsung.