Info Dapodik – Jangan asal upload foto TKA! Salah nama file atau ukuran bisa membuat foto peserta harus diperbaiki dan diunggah ulang. Upload foto peserta TKA 2026 mulai menjadi perhatian sekolah setelah tahapan data peserta dan DNS diselesaikan. Jangan asal unggah, karena nama file, ukuran foto, kapasitas file, hingga format ZIP perlu diperiksa terlebih dahulu.
Administrasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 terus berlanjut. Setelah sekolah menyelesaikan sejumlah tahapan sebelumnya, termasuk finalisasi data peserta dan pengunggahan DNS, kini terdapat proses lain yang perlu diperhatikan, yakni upload foto peserta TKA.
Bagi operator sekolah, tahap ini terlihat sederhana. Namun, apabila persiapan file tidak dilakukan dengan benar, proses pengunggahan dapat menjadi lebih lama karena foto harus diperbaiki dan dikompres kembali.
Karena itu, sebelum masuk ke menu upload foto peserta, sekolah sebaiknya menyiapkan seluruh foto terlebih dahulu. Foto yang akan diunggah juga perlu disesuaikan dengan ketentuan yang ditampilkan pada sistem TKA.
Foto Peserta TKA Perlu Disiapkan Sebelum Upload
Langkah pertama adalah menyiapkan foto peserta yang akan mengikuti TKA.
Sekolah tidak harus mengunggah foto seluruh siswa apabila hanya sebagian siswa yang mengikuti TKA. Foto dapat disiapkan berdasarkan peserta yang memang tercatat sebagai peserta TKA.
Hal yang cukup penting adalah nama file foto. Nama file sebaiknya disesuaikan dengan NISN peserta.
Jika foto masih menggunakan nama siswa, operator perlu mengganti nama file tersebut terlebih dahulu. Tujuannya agar sistem dapat mengenali dan mencocokkan foto dengan data peserta berdasarkan identitas yang digunakan.
Sebagai contoh, jika NISN seorang peserta adalah nomor tertentu, nama file fotonya juga menggunakan nomor NISN tersebut.
Operator dapat melakukan perubahan nama file secara manual sebelum seluruh foto dikumpulkan menjadi satu berkas.
Pastikan Nama File Menggunakan NISN
Penggunaan NISN sebagai nama file menjadi salah satu bagian yang perlu diperhatikan sebelum proses kompresi.
Operator dapat memeriksa daftar peserta di sistem TKA, kemudian mencocokkannya dengan file foto yang sudah tersedia di komputer.
Jika foto masih menggunakan nama seperti “Andi”, “Budi”, atau nama peserta lainnya, file dapat diubah menjadi NISN peserta.
Pengecekan ini sebaiknya dilakukan satu per satu agar tidak terjadi kesalahan pencocokan.
Jangan sampai foto milik peserta tertentu justru diberi nama NISN peserta lain. Kesalahan seperti itu dapat menyebabkan foto tidak sesuai dengan data peserta ketika dilakukan pengecekan di sistem.
Ukuran Foto TKA 3 x 4
Selain nama file, ukuran foto juga perlu diperhatikan.
Dalam informasi yang ditampilkan pada menu upload foto peserta, foto disiapkan dengan ukuran 3 x 4. Karena itu, operator sebaiknya memeriksa ukuran setiap foto sebelum seluruh berkas dikompres.
Ukuran 3 x 4 ini berkaitan dengan dimensi foto, bukan ukuran kapasitas file.
Artinya, operator tetap perlu memperhatikan dua hal berbeda, yaitu dimensi foto 3 x 4 dan kapasitas file maksimal 1 MB per foto.
Keduanya jangan sampai tertukar.
Foto yang dimensinya sudah sesuai tetapi ukuran file terlalu besar tetap perlu diperkecil kapasitasnya sebelum dimasukkan ke dalam berkas ZIP.
Maksimal 1 MB untuk Setiap Foto
Ketentuan lain yang perlu diperhatikan adalah kapasitas masing-masing foto.
Pada menu upload foto peserta, terdapat informasi bahwa ukuran maksimal foto adalah 1 MB per file.
Karena itu, operator perlu mengecek ukuran file satu per satu sebelum membuat ZIP.
Jika terdapat foto yang berukuran lebih dari 1 MB, file tersebut perlu dikompres atau diubah ukurannya terlebih dahulu.
Sebaiknya jangan menunggu sampai proses upload untuk mengetahui adanya foto yang terlalu besar. Pemeriksaan sejak awal akan menghemat waktu operator.
Kumpulkan Semua Foto dalam Satu File ZIP
Setelah seluruh foto sudah diberi nama sesuai NISN dan diperiksa ukurannya, langkah berikutnya adalah mengumpulkan foto menjadi satu berkas.
Foto peserta dapat ditempatkan dalam satu folder terlebih dahulu. Setelah semua foto masuk, folder tersebut kemudian dikompres menjadi file ZIP.
Metode ini membuat operator tidak perlu mengunggah foto satu per satu.
Misalnya terdapat puluhan peserta TKA, seluruh foto dapat disiapkan dalam satu folder. Setelah itu, folder dikompres menjadi satu file ZIP untuk kemudian diunggah melalui menu yang tersedia.
Nama file ZIP dapat dibuat sederhana agar mudah ditemukan, misalnya “Foto Peserta TKA”.
Upload Foto Melalui Menu Daftar Peserta
Setelah file ZIP selesai dibuat, operator dapat kembali ke sistem TKA.
Pada menu yang berkaitan dengan Daftar Peserta, terdapat bagian Foto Peserta. Dari menu tersebut, operator dapat memilih opsi upload.
Kemudian cari file ZIP yang sudah disiapkan sebelumnya.
Setelah file dipilih, proses upload dapat dimulai. Karena jumlah foto cukup banyak, operator perlu menunggu sampai proses benar-benar selesai.
Kecepatan upload dapat berbeda-beda tergantung kondisi jaringan internet dan ukuran berkas yang dikirim.
Karena itu, jangan menutup halaman atau menganggap proses selesai sebelum sistem memberikan tanda bahwa file sudah berhasil diproses.
Periksa Foto Setelah Berhasil Diunggah
Setelah proses upload selesai, pekerjaan operator belum sepenuhnya berakhir.
Foto peserta perlu dicek kembali pada sistem.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan foto yang tampil sudah sesuai dengan data peserta. Operator dapat melihat daftar peserta kemudian mencocokkan nama dan foto yang muncul.
Bagian ini penting karena kesalahan nama file dapat menyebabkan foto tidak sesuai dengan peserta.
Jika semua foto sudah sesuai, proses upload dapat dianggap selesai dan sekolah dapat melanjutkan ke tahapan administrasi berikutnya.
Bagaimana Jika Ada Foto yang Salah?
Kesalahan foto masih dapat diperbaiki apabila ditemukan setelah upload.
Misalnya, operator menemukan foto seorang peserta kurang sesuai, ukuran foto belum benar, atau terdapat kesalahan pencocokan file.
Foto tersebut dapat diperbaiki terlebih dahulu di komputer.
Setelah perbaikan selesai, file perlu dipersiapkan kembali sesuai ketentuan. Jangan lupa memastikan nama file tetap menggunakan NISN peserta.
Kemudian foto yang telah diperbaiki dimasukkan kembali ke dalam kumpulan file yang akan diunggah.
Jika diperlukan, operator dapat menghapus kumpulan foto sebelumnya sesuai opsi yang tersedia pada sistem, kemudian melakukan upload ulang menggunakan file ZIP yang sudah diperbaiki.
Tidak Perlu Upload Foto Satu Per Satu
Salah satu hal yang dapat mempermudah pekerjaan operator adalah sistem upload dilakukan secara sekaligus.
Artinya, operator tidak perlu mengunggah foto peserta satu per satu.
Seluruh foto yang sudah disiapkan dapat dikumpulkan dalam satu folder kemudian dikompres menjadi ZIP.
Metode tersebut tentu lebih praktis, terutama bagi sekolah yang memiliki jumlah peserta cukup banyak.
Namun, kemudahan upload sekaligus tersebut juga membuat tahap persiapan menjadi semakin penting. Jika terdapat kesalahan pada banyak file, operator perlu melakukan pengecekan dan pengunggahan ulang.
Checklist Sebelum Upload Foto TKA
Agar tidak ada berkas yang terlewat, operator dapat menggunakan daftar pemeriksaan sederhana berikut:
| Yang Dicek | Ketentuan |
|---|---|
| Peserta | Foto disiapkan untuk peserta TKA |
| Nama file | Menggunakan NISN peserta |
| Dimensi foto | 3 x 4 |
| Kapasitas | Maksimal 1 MB per foto |
| Penyimpanan | Dikumpulkan dalam satu folder |
| Format upload | Dikompres menjadi ZIP |
| Setelah upload | Cocokkan foto dengan data peserta |
| Jika salah | Perbaiki dan upload ulang |
Checklist tersebut dapat digunakan sebelum operator menekan tombol upload.
Setelah Upload Foto, Tahap Berikutnya Apa?
Upload foto peserta merupakan bagian dari rangkaian administrasi TKA.
Jika sebelumnya sekolah sudah menyelesaikan finalisasi data peserta dan upload DNS, tahapan berikutnya dapat berkaitan dengan proses penerbitan atau generate nomor peserta sesuai mekanisme yang berlaku.
Sambil menunggu tahapan tersebut, sekolah juga dapat melanjutkan persiapan teknis simulasi TKA, termasuk kesiapan proktor, perangkat komputer, aplikasi, dan peserta.
Dengan demikian, pekerjaan operator tidak berhenti hanya pada pengunggahan foto.
Kesimpulan
Upload foto peserta TKA 2026 perlu dilakukan dengan teliti agar data foto tidak tertukar dengan peserta lain. Operator sebaiknya menyiapkan foto dengan ukuran 3 x 4, memastikan kapasitas maksimal 1 MB per foto, kemudian mengganti nama file menggunakan NISN peserta. Seluruh foto dapat dikumpulkan dalam satu folder dan dikompres menjadi ZIP sebelum diunggah melalui menu Foto Peserta. Setelah upload berhasil, lakukan pengecekan kembali antara foto dan data peserta. Jika ditemukan kesalahan, foto dapat diperbaiki dan diunggah ulang sesuai mekanisme yang tersedia pada sistem.